Siaga Bencana Kebakaran

Ditayangkan: Senin, 20 April 2015

 

Kebakaran Rumah/Bangunan

Ilustrasi-kebakaran-ok5.jpg 

Kebakaran merupakan bencana yang lebih banyak disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) dengan dampak kerugian harta benda, stagnasi atau terhentinya usaha, terhambatnya perekonomian dan pemerintahan bahkan korban jiwa. Data menunjukkan kejadian kebakaran yang menimpa bangunan perumahan/pemukiman penduduk pada umumnya terbakar habis karena menggunakan bahan/elemen yang mudah terbakar. Sedangkan pada bangunan gedung dengan rangka beton masih meninggalkan sisa rangka fisik.

 

PETUNJUK PENCEGAHAN BAHAYA KEBAKARAN

  • PERHATIKAN INSTALASI LISTRIK

Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah. Apabila ada kabel rapuh, sambungan atau stop kontak yang aus atau tidak rapat segera ganti dengan yang baru

  • PERIKSA KONDISI DAPUR

Periksa kondisi tungku masak (baik kompor minyak maupun kompor gas, selang, tabung dll). Segera ganti apabila ada komponen yang rapuh atau bocor.

  • TEMPATKAN BAHAN-BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR PADA RUANGAN KHUSUS

Bahan-bahan yang mudah terbakar tidak ditempatkan bercampur dengan bahan yang dapat menimbulkan reaksi kebakaran

 

YANG HARUS DILAKUKAN SAAT KEBAKARAN

Saat Kebakaran di Gedung Perkantoran

  • Pelajari lokasi pintu darurat saat anda berada dalam suatu ruangan.
  • Ketahui juga letak bel tanda bahaya kebakaran dan alat pemadam kebakaran serta selang air. Pecahkan kaca bel tanda bahaya yang paling dekat.
  • Gunakan alat pemadam atau selang air terdekat, jika api masih dapat dikontrol, namun jangan ambil resiko untuk diri anda jika api tidak bisa dipadamkan, tutup semua pintu dan segera tinggalkan ruangan/gedung lewat tangga darurat.
  • Jika terdengar alarm tanda bahaya segera persiapkan diri meninggalkan ruangan. Jika terdengar seruan untuk meninggalkan ruangan melalui pengeras suara maka segera tinggalkan ruangan melalui pintu darurat terdekat.
  • Jangan buang waktu untuk mengemasi barang-barang, selamatkan diri anda terlebih dahulu.
  • Lewati tangga darurat dan jangan menggunakan lift.
  • Jika anda terjebak di ruangan, beritahu operator melalui telepon lokasi anda segera basahi handuk atau kain lalu letakkan di bawah pintu agar asap tidak masuk ke ruangan.
  • Jika baju anda terbakar berhentilah sejenak dan berbaringlah. Tutup muka Anda dan berguling-gulinglah perlahan untuk mematikannya (jangan berlari sebab itu justru membesarkan api dengan oksigen).

 

Saat Kebakaran di Rumah/Dapur

Dapur merupakan salah satu area di rumah kita yang paling tinggi memiliki resiko bahaya kebakaran. Sering kita jumpai berita kebakaran yang berawal dari kompor meledak atau malah minyak.

  • Jika kebakaran terjadi di dapur, jangan panik.
  • Pelajari situasi apakah kebakaran masih bisa ditangani sendiri.
  • Jika anda memutuskan untuk menangani sendiri terlebih dahulu, ingat, pada kasus kebakaran yang melibatkan minyak, JANGAN PERNAH MENYIRAM API DENGAN AIR!!! Air selalu lebih berat dari minyak. Air yang anda siram tidak akan memadamkan api, malah membantu api menyebar dengan cepat karena minyak selalu berada di atas air.
  • Gunakan Karung Goni Basah / Karung Goni yang dibasahi,  karung goni basah merupakan alat yang efektif memadamkan kebakaran dari minyak. Cara kerjanya sama dengan selimut api, yaitu mengisolasi api dari oksigen.

 

Cara Menggunakan Karung Goni Basah :

  1. Jangan melempar karung goni ke sumber api. Melempar berarti memberikan suplai oksigen yang lebih besar ke api dan bisa mengakibatkan api mendadak lebih besar.
  2. Jangan memegang karung goni dengan tangan terbuka. Tutup telapak tangan anda dengan ujung atas kiri dan kanan dari karung goni.
  3. Dekati sumber api perlahan-lahan. Jadikan karung goni sebagai penghalang antara anda dan sumber api. Lalu selimutilah pelan-pelan sumber api hingga semuanya tertutup karung goni.
  4. Setelah sumber api tertutup sempurna, lepaskan pegangan anda dan segeralah menjauh. Amati apakah api masih menyala. Panggil bantuan pemadam kebakaran.

 

sumber :

http://www.sigana.web.id/index.php/panduan-bencana/kebakaran-rumah.html